RASULAN

akutagawa-san 14 September 2016 09:01:54 WIB

Salam-sid; bertepatan dengan Hari Raya Idul qurban pada hari Senin tanggal 12 September 2016, di Padukuhan Waduk Desa Salam mengadakan kegiatan adat jawa yaitu Rasulan dan di akhiri dengan kenduri massal.Hal ini menunjukkan bahwa Rasulan berfungsi untuk meningkatkan semangat persatuan dan memperkuat persaudaraan di antara warga. Kapan tradisi Rasulan ini mulai ada tidak diketahui dengan pasti, namun, sudah berjalan selama beberapa dekade dan merupakan warisan dari nenek moyang orang Gunung Kidul.

“ kenduren Rasulan wonten ing Padukuhan waduk dipun wontenaken setunggal tahun sepindah wonten ing Wulan Besar, dintenipun Minggu Kliwon, ananging wonten ing wulan besar tahun puniko mboten wonten dinten minggu kliwon, sak lajengipun dipun gentos dinten senin kliwon kata Bapak Suradi selaku Sesepuh di Padukuhan Waduk, senin 12/9.

Orang GunungKidul masih terus melaksanakan tradisi Rasulan setiap tahun untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Ada beberapa nilai-nilai positif dalam tradisi Rasulan. Bagi orang-orang Gunung Kidul khususnya, tradisi ini mengandung kearifan lokal yang perlu dilestarikan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Padukuhan

1. BARAN 2. GUNUNGMANUK 3. NGASEMAYU 4. SALAM 5. TROSARI 6. WADUK

Lokasi Salam

tampilkan dalam peta lebih besar